Jumat, 05 Juni 2015



Menulis Pantun


Pernah kamu mendengar istilah pantun? Pantun sering diucapkan banyak orang dalam kehidupan sehari.  Hal ini karena pantun berfungsi untuk mengungkapkan maksud atau pikiran secara tidak langsung. Jika demikian apakah yang dimaksud dengan pantun? Pantun adalah puisi Melayu asli yang cukup mengakar dan membudaya dalam masyarakat. Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama. Dilihat dari isinya, pantun ada pantun jenaka, nasihat, cinta, duka, teka-teki, dan sebagainya. Lazimnya pantun terdiri atas empat larik (atau empat baris bila dituliskan), bersajak ab-ab ataupun aa-aa. Pantun pada mulanya merupakan sastra lisan namun sekarang dijumpai juga pantun yang tertulis.
Secara struktur pantun terdiri dari sampiran dan isi. Fungsi sampiran terutama menyiapkan rima dan irama untuk mempermudah pendengar memahami isi pantun. Ini dapat dipahami karena pantun merupakan sastra lisan. Meskipun pada umumnya sampiran tak berhubungan dengan isi terkadang bentuk sampiran membayangkan isi.
Pantun memiliki ciri-ciri sebagai berikut;
  • Bersajak a-b-a-b
  • Berisi empat baris
  • Masing-masing baris terdapat 8-12 suku kata
  • Baris pertama dan kedua sampiran
  • Baris ketiga empat berupa isi
Sedangkan, ciri bahasa pantun sebagai berikut

  • Setiap baris terdiri 8-12 suku kata
  • Bersajak ab ab
  • Isinya singkat, padat, dan bermakna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar