Menulis Pantun
Pernah kamu mendengar istilah pantun? Pantun sering
diucapkan banyak orang dalam kehidupan sehari.
Hal ini karena pantun berfungsi untuk mengungkapkan maksud atau pikiran
secara tidak langsung. Jika demikian apakah yang dimaksud dengan pantun? Pantun adalah puisi Melayu asli yang
cukup mengakar dan membudaya dalam masyarakat. Pantun merupakan salah satu
jenis puisi lama. Dilihat dari isinya, pantun ada pantun
jenaka, nasihat, cinta, duka, teka-teki, dan sebagainya. Lazimnya pantun terdiri atas empat
larik (atau empat baris bila dituliskan), bersajak ab-ab ataupun aa-aa. Pantun
pada mulanya merupakan sastra lisan namun sekarang dijumpai juga pantun yang
tertulis.
Secara
struktur pantun terdiri dari sampiran dan isi. Fungsi sampiran terutama
menyiapkan rima dan irama untuk mempermudah pendengar memahami isi pantun. Ini
dapat dipahami karena pantun merupakan sastra lisan. Meskipun pada umumnya
sampiran tak berhubungan dengan isi terkadang bentuk sampiran membayangkan isi.
Pantun
memiliki ciri-ciri sebagai berikut;
- Bersajak a-b-a-b
- Berisi empat baris
- Masing-masing baris terdapat
8-12 suku kata
- Baris pertama dan kedua
sampiran
- Baris ketiga empat berupa isi
Sedangkan, ciri bahasa pantun sebagai berikut
- Setiap baris terdiri 8-12 suku
kata
- Bersajak ab ab
- Isinya singkat, padat, dan
bermakna.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar