Membaca Teks Drama
Naskah drama merupakan salah satu genre sastra
yang disejajarkan dengan puisi dan prosa. Sedangkan pementasan drama adalah
salah satu jenis kesenian mandiri yang merupakan integrasi antara berbagai
jenis kesenian seperti musik, tata lampu, seni lukis (dekorasi dan panggung),
seni kostum, seni rias, seni tari, dan lain sebagainya. Jika kita membicarkan
pementasan drama, maka kita dapat mengarahkan ingatan pada wayang, ludruk,
ketoprak, lenong, dan film.

Berlatih peran sesuai naskah dialog
drama
Sumber:3bp.blogsport.com
Drama menggambarkan suatu perbuatan yang dilakukan oleh para
tokohnya sesuai dengan cerita dan dalam melakukan perbuatan-perbuatan tersebut
ada tujuan yang harus dipenuhi serta ada pula hal-hal yang menghambat untuk
mencapai tujuan itu. Drama merupakan suatu pertunjukan yang membawakan sebuah
cerita, media yang digunakan untuk menyampaikan cerita tersebut melalui gerak
dan dialog-dialog yang dilakukan oleh para tokohnya.
Drama dibangun oleh unsur-unsur drama. Unsur dalam yang
membangun drama disebut unsur intrinsik. Unsur intrinsik naskah drama terdiri
dari:
1.Tema
Tema merupakan gagasan utama yang
mendasari naskah drama. Tema dalam drama biasanya berhubungan dengan
nilai-nilai yang terkandung dalam cerita drama.
2.Plot/alur
Plot disebut juga kerangka cerita
merupakan jalinan peristiwa atau kejadain dalam cerita drama dari
awal hingga akhir yang merupakan jalinan konflik antara dua kubu yang
bertentangan (kebaikan dan kejahatan). Plot dalam drama terdiri atas beberapa
tahap, yaitu:
- Eksposisi (tahap perkenalan).
- Konflik (masalah mulai muncul)
- Komplikasi (konflik yang
semakin berkembang dan semakin banyak)
- Krisis atau klimaks (konflik
yang telah memuncak)
- Resolusi (mulai ada
penyelesaian konflik)
- Keputusan (semua konflik
berakhir)
3. Latar
Latar memengaruhi jalan cerita, dan juga watak tokoh. Latar
dibagi menjadi tiga, yaitu:
- Latar tempat (tempat peristiwa
berlangsung)
- Latar waktu (waktu kejadian
berlangsung)
- Suasana (keadaan atau suasana
ketika suatu peristiwa berlangsung)
4. Penokohan atau perwatakan
Penokohan atau perwatakan adalah
orang yang berperan dalam suatu drama dan dapat dibedakan sebagai berikut.
- Protagonis (tokoh sebagai
pembawa ide pokok yang merupakan pusat cerita dan bersifat baik)
- Antagonis (tokoh yang menentang
ide pokok dan bersifat jahat)
- Tritagonis (tokoh yang berperan
sebagai pendamai antara tokoh protagonis dengan tokoh antagonis)
5. Amanat
Amanat merupakan kesimpulan atau
pesan yang disampaikan pengarang melalui media drama yang harus dicari oleh
para pendengar, pembaca, dan penonton.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar