Minggu, 07 September 2014

MANUSIA PRIBADI YANG UNIK



adik-adik yang manis, sekarang kita akan belajar tentang Manusia Pribadi yang Unik. Sebelum mulai belajar, mari kita siapkan hati dengan berdoa bersama. Kita mohon agar Tuhan membuka pikiran kita agar dapat belajar dan menerima pembelajaran dengan dengan baik. Doa dimulai. 
Nah, sekarang kita akan belajar tentang manusia yang unik. Nah, mari kita tulis dulu ciri-ciri diri kita dengan baik. Setelah kita mari kita amati gambar berikut dengan cermat, agar kita dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan unik. Masing-masing kalian mengamati gambar kemudian membaca kisahnya. 
Nah, sekarang coba kalian satu persatu menyebutkan apa yang dimaksud dengan unik! Apa keunikanmu dengan temanmu!

 

1.      Mengenal Keunikan Diri dan Orang Lain
a.      Keunikan Diri
            Setiap orang secara pribadi mempunyai kekuatan dan keterbatasan. Kekuatan dan keterbatasan yang  dimiliki masing-masing dipengaruhi oleh sikap dan karakter yang dimiliki. Sikap seseorang dapat terbentuk oleh pengaruh lingkungan dan pendidikan. Jika kita berada bersama orang-orang yang tekun belajar, maka kita terdorong untuk tekun belajar. Bila kita berada dalam lingkungan orang yang malas, kita bisa ikut menjadi malas. Agar kamu dapat melihat keunikanmu sebagai pribadi, maka isilah kolom dibawah ini sesuai dengan pengenalanmu akan dirimu sendiri ataupun yang dikatakan orang lain tentang dirimu.
Nama: 
Pengenalan Fisik/jasmani
Pengenalan sifat
Pengenalan pengalaman hidup
Bagian
Ciri-ciri
Fungsi
Baik
buruk
Keberhasilan
Kegagalan
…………….
…………
………
………
………
………
………
…………….
…………
………
………
………
………
………

            Setelah siswa mengisi kolom keunikan yang dia miliki maka siswa diminta untuk membandingkannya dengan keunikan yang dimiliki temannya. Kondisi tubuh saya adalah anugerah ……………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………….

b.      Gambar
Amati dan simaklah gambar berikut kemudian baca kisahnya dengan cermat (Guru bisa juga mengajak anak menonton filmnya jika tersedia)!
                                                                             
Nick Vujicic



            Nick Vujici berasal dari keluarga Kristen Siberia di Melbourne, Australia pada 4 desember 1982. Nick lahir dalam kondisi hanya memiliki satu kaki dengan dua buah jari yang menonjol dari paha kirinya. Kehidupan Nick dipenuhi dengan kesulitan dan kesusahan sepanjang hidupnya. Salah satu kesulitan yang dihadapinya adalah pada saat dia ditolak bersekolah di sekolah umum karena cacat fisiknya. Namun berkat perjuangan ibunya Nick akhirnya bisa menjalani pendidikan di sekolah umum.
            Situasi ini membuat Nick seringkali menyendiri dan depresi atas situasi hidupnya. Dia selalu bertanya apa tujuan di balik hidupnya atau apakah ia memiliki tujuan hidup. Dalam kesendiriannya Nick selalu berdoa dan memohon agar Tuhan melakukan mukjizat dalam hidupnya dengan membiarkan dia tumbuh menjadi besar seiring dengan tumbuh besarnya lengan dan kakinya, tapi itu tidak pernah terjadi. Awal dari kemenangannya melawan keputusasaan adalah imannya kepada Yesus Kristus serta dukungan dan kasih sayang keluarga dan teman-temannya.
            Berdasarkan imannya akan Yesus dia memutuskan untuk memanfaatkan kekurangannya sebagai sebuah kelebihan. Pilihan tersebut membuatnya menjadi seorang penginjil dan pembicara motivasi kelas internasional yang membuat dia berkeliling dunia pada usia 19 tahun. Dia juga menulis buku yang berjudul No Arms, No Legs, No Worries. Pada usia 21 tahun Nick lulus dari bangku kuliah dengan gelar di bidang akuntasi dan perencanaan keuangan. Pada usia 29 tahun dia mendirikan perusahaan motivasi dengan dirinya sebagai pembicara.
            Akhirnya Nick menyadari bahwa Ia pantas bersyukur pada Allah karena Allah menunjukkan padanya bahwa hidupnya sangat berarti bagi dirinya dan juga orang lain. Nick adalah pribadi yang berhasil melihat kekurangan yang dia miliki sebagai karunia.

Tanya Jawab        
1. Apa saja keunikan dirimu ?
2. Apa keunikan teman-temanmu?
3. Apa saja kelebihan/kekuatanmu?
4. Apa saja kelebihan/kekuatan temanmu ?
5. Apa saja keterbatasanmu?
6. Apa-apa saja keterbatasan teman-temanmu?

            Allah menciptkan manusia berbeda satu sama lain. Perbedaan inilah yang membuat manusia mempunyai pribadi yang unik. Keunikan dalam diri manusia dipengaruhi oleh sikap dan karakter manusia. Sikap dan karakter manusia dapat dilihat dari kekuatan dan keterbatasan yang berbeda-beda satu sama lain. Kekuatan dan keterbatasan dapat ditemukan dari segi fisik, bakat-bakat atau keterampilan, serta sifat-sifat yang dimiliki. Dalam hidup kita kekuatan yang kita miliki membuat kita merasa percaya diri, namun keterbatasan yang kita miliki sering membuat kita merasa minder/rendah diri.
            Berdasarkan kisah kehidupan Nick Vujicic, keterbatasan yang kita miliki janganlah membuat potensi-potensi kita dibelenggu. Nick mengajarkan bahwa menyerah pada keadaan adalah sikap yang keliru dalam melihat keterbatasannya. Oleh karena itu, kita harus mampu melihat kekuatan dan keterbatasan kita.

Diskusi   
Analisisilah kekuatan dan keterbatasan dengan mengisi titik-titik dalam kotak di bawah ini!
Kekuatanku
Fisik
Keterampilan/bakat
Sifat-sifat







Keterbatasanku
Fisik
Keterampilan/bakat
Sifat-sifat







            Berdasarkan kekuatan dan keterbatasan yang kamu miliki, buatlah sebuah prediksi apakah dengan kekuatan dan keterbatasan yang kamu miliki kamu dapat meraih cita-citamu atau kamu akan mengalami kegagalan. Berikanlah alasannya!  

2.      Kekuatan dan Keterbatasan dalam Pandangan Gereja
            Allah menciptakan manusia karena kehendak bebas dan cinta kasih-Nya yang tulus. Ketika Allah menciptakan manusia, Ia berfirman: “Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi. Maka Allah menciptakan maanusia itu menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia: laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka” (Kej 1:26-27)
            Berdasarkan Sabda Allah tersebut ditegaskan bahwa Allah menciptakan manusia dengan menganugerahkan aneka kelebihan, bakat, keterampilan dan kepandaian secara cuma-cuma. Dalam ajaran Gereja segala pemberian Tuhan berupa kemampuan-kemampuan yang diterima secara cuma-cuma tersebut dikenal sebagai karunia. Meski demikian manusia tidak tercipta sebagai makhluk yang sempurna. Dalam dirinya terdapat kerbatasan/kekurangan. Keterbatasan/kekurangan dalam diri manusia dapat berupa ketidaksempurnaan badan dan anggota tubuh, misalnya buta, bisu, tuli maupun cacat fisik. Kekurangan itu juga berwujud suara yang tidak merdu, kurang pandai, malas dan pemarah.
             Sebagai manusia kita juga memiliki keterbatasan. Keterbatasan dalam diri kita menyadarkan kita bahwa pribadi kita tidak sempurna. Namun ketidaksempurnaan tersebut harus diterima sebagai sebuah karunia dari Allah, agar potensi/kemampuan yang kita miliki tidak terbelenggu. Maksud dari pernyataan ini adalah bahwa kekurangan yang kita miliki memberikan kita kesempatan untuk mengoreksi diri dan memperbaikinya dalam hidup kita.

Diskusi
Siswa  di dalam kelompok ditugaskan untuk membuat sebuah jurnal yang terdiri dari kumpulan surat-surat pribadi anggota kelompok dengan tema: seberapa unikkah diriku dalam segala kekuatan dan keterbatasanku?

3.      Pandangan Kitab Suci tentang Penciptaan manusia sebagai Citra Allah
Baca dan simaklah kutipan Kitab Suci berikut dengan cermat!
Manusia sebagai Citra Allah
Kej 1:26-31
            Berfirmanlah Allah “Baiklah kita menciptakan manusia menurut gambar dan rupa kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata dan merayap di bumi. Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia laki-laki dan perempuan diciptakannya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”
            Berfirmanlah Allah “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu. Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya. “Dan jadilah demikian. Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu sunguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.    

Diskusi
1.      Apa pesan kutipan di atas mengenai kekuatan dan keterbatan dirimu?
2.      Rumuskan bagaimana ajaran Gereja sesuai kutipan tersebut tentang kekuatan dan keterbatasan manusia!
3.      Bagaimana sikapmu dalam menghadapi kekuatan dan keterbatasanmu? Berikan alasanmu!
4.      Menurut kutipan itu, jika kamu memiliki kekuatan dan keterbatasan apa yang akan kamu lakukan atas hal itu masing-masing seturut kehendak Allah? Berikan pendapatmu!
  
Kitab Kejadian 1:26 mengisahkan tentang penciptaan manusia. Dalam kisah penciptaan ini ditegaskan bahwa Pribadi manusia diciptakan secitra dengan Allah. Kesecitraan manusia dengan Allah membuat manusia mampu mengenal, melayani, dan mencintai Allah. Di samping itu Allah memberikan manusia akal budi yang membuatnya berbeda dengan ciptaan lain. Oleh karena itulah, manusia memiliki kemampuan yang dianugerahkan Allah untuk menguasai, memelihara seluruh ciptaan yang ada di bumi. Dengan demikian manusia adalah satu-satunya makhluk di dunia yang dipanggil untuk mengambil bagian dalam dalam kehidupan ilahi-Nya melalui pengenalan dan cinta kasih.
             Dalam Kej 1:28 ditegaskan bahwa dalam melaksanakan kuasanya atas makhluk ciptaan lainnya manusia harus menaklukkan bumi dan berkuasa atas hewan. Dalam menjalankan kuasanya manusia sebagai citra Allah harus menunjukkan/mencerminkan sifat dan sikap Allah sendiri. Sebagai citra Allah manusia telah diciptakan sebagai makhluk yang berdaulat yang memiliki hak mengembangkan diri sebagai citra Allah. Dengan demikian manusia harus berusaha mengembangkan kekuatan yang dimilkinya dan menerima keterbatasannya sebagai ciptaan Allah dengan rasa syukur agar dia mampu memperbaiki keterbatasannya tersebut.    


4. Rangkuman
            Setiap pribadi manusia memilki keunikannya masing-masing. Keunikan dalam diri manusia dapat dilihat dari segi fisik, sifat dan pengalaman hidup. Keunikan manusia dilihat juga dari perilakunya. Perilaku manusia ini dipengaruhi oleh sikap dan karakter.
Sebagai pribadi yang unik manusia memiliki kekuatan dan keterbatasan yang juga berbeda-beda pada setiap pribadi. Kekuatan yang dimiliki oleh manusia dapat dilihat dari kemampuan manusia memanfaatkan segi fisik, sifat dan pengalamannya dalam mengembangkan bakat, keterampilan dan talentanya. Sedangkan keterbatasan dalam diri manusia dapat dilihat dari dalam diri manusia berupa ketidaksempurnaan badan dan anggota tubuh, misalnya buta, bisu, tuli maupun cacat fisik. Kekurangan itu juga berwujud suara yang tidak merdu, kurang pandai, malas dan pemarah.
            Maka, sebagai ciptaan Allah yang unik dan yang adalah citra Allah manusia merupakan makhluk yang berdaulat. Sebagai ciptaan yang berdaulat manusia mempunyai hak mengembangkan dirinya. Oleh karena itu manusia harus menerima keterbatasan yang dimilikinya agar dapat memperbaiki diri untuk mengeluarkan potensi yang mereka miliki.

Refleksi dan Aksi
a.      Refleksi
1.      Buatlah refleksimu tentang “Aku pribadi yang Unik”!
2.      Allah menciptakan manusia sebagai pribadi yang unik. Sebagai pribadi yang unik maka manusia adalah pribadi yang indah dan istimewa. Oleh karena itu, meskipun manusia memiliki keterbatasan dia tetap harus menjadi pribadi yang terbaik. Keistimewaan dan keindahan pribadi manusia itu tertuang dalam tulisan Douglas Mallock dalam puisinya yang berjudul Be The Best. 
            Jika kau tidak dapat menjadi pohon meranti di puncak bukit,
            jadilah semak belukar di lembah
            Jadilah semak belukar yang terangun di sisi bukit
            kalau bukan rumput, semak belukar pun jadilah!
            Jika kau tak boleh menjadi rimbun, jadilah rumput.
            dan hiasilah jalan di mana-mana.
            Jika kau tidak dapat menjadi ikan mas, jadilah ikan sepat.
            Tapi jadilah ikan sepat tercepat di dalam payau.
            Tidak semua dapat menjadi nahkoda
            Lainnya harus menjadi awak kapal dan penumpang.

b.      Aksi
Buatlah gambar simbol diri kemudian sharingkanlah di depan bersama teman-temanmu!
 

Doa penutup
Secara spontan dari seorang peserta didik!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar