adik-adik yang manis, sekarang kita akan belajar tentang Manusia Pribadi yang Unik. Sebelum mulai belajar, mari kita siapkan hati dengan berdoa bersama. Kita mohon agar Tuhan membuka pikiran kita agar dapat belajar dan menerima pembelajaran dengan dengan baik. Doa dimulai.
Nah, sekarang kita akan belajar tentang manusia yang unik. Nah, mari kita tulis dulu ciri-ciri diri kita dengan baik. Setelah kita mari kita amati gambar berikut dengan cermat, agar kita dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan unik. Masing-masing kalian mengamati gambar kemudian membaca kisahnya.
Nah, sekarang coba kalian satu persatu menyebutkan apa yang dimaksud dengan unik! Apa keunikanmu dengan temanmu!
1.
Mengenal Keunikan Diri dan Orang Lain
a.
Keunikan
Diri
Setiap
orang secara pribadi
mempunyai kekuatan dan keterbatasan. Kekuatan dan keterbatasan yang dimiliki masing-masing dipengaruhi oleh sikap
dan karakter yang dimiliki. Sikap
seseorang dapat terbentuk oleh
pengaruh lingkungan dan pendidikan. Jika kita berada bersama orang-orang yang tekun
belajar, maka kita terdorong untuk tekun belajar. Bila kita berada dalam
lingkungan orang yang malas, kita bisa ikut menjadi malas. Agar kamu dapat melihat
keunikanmu sebagai pribadi,
maka isilah kolom dibawah ini sesuai
dengan pengenalanmu akan dirimu sendiri ataupun yang dikatakan orang lain tentang dirimu.
Nama:
|
Pengenalan
Fisik/jasmani
|
Pengenalan
sifat
|
Pengenalan
pengalaman hidup
|
||||
|
Bagian
|
Ciri-ciri
|
Fungsi
|
Baik
|
buruk
|
Keberhasilan
|
Kegagalan
|
|
…………….
|
…………
|
………
|
………
|
………
|
………
|
………
|
|
…………….
|
…………
|
………
|
………
|
………
|
………
|
………
|
Setelah siswa mengisi kolom keunikan yang dia miliki
maka siswa diminta untuk membandingkannya dengan keunikan yang dimiliki
temannya. Kondisi tubuh
saya adalah anugerah
……………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………….
b. Gambar
Amati dan simaklah gambar berikut kemudian baca
kisahnya dengan cermat (Guru bisa juga mengajak anak menonton filmnya jika
tersedia)!
Nick Vujicic
Nick Vujici berasal dari keluarga
Kristen Siberia di Melbourne, Australia pada 4 desember 1982. Nick lahir dalam
kondisi hanya memiliki satu kaki dengan dua buah jari yang menonjol dari paha
kirinya. Kehidupan Nick dipenuhi dengan kesulitan dan kesusahan sepanjang
hidupnya. Salah satu kesulitan yang dihadapinya adalah pada saat dia ditolak
bersekolah di sekolah
umum karena cacat fisiknya. Namun berkat perjuangan ibunya Nick akhirnya bisa menjalani
pendidikan
di sekolah umum.
Situasi
ini membuat Nick seringkali menyendiri dan depresi atas situasi hidupnya. Dia selalu bertanya apa
tujuan di balik
hidupnya atau apakah ia memiliki tujuan hidup. Dalam kesendiriannya Nick selalu
berdoa dan memohon agar Tuhan melakukan mukjizat dalam hidupnya dengan
membiarkan dia tumbuh menjadi besar seiring dengan tumbuh besarnya lengan dan
kakinya, tapi itu tidak pernah terjadi. Awal dari kemenangannya melawan
keputusasaan adalah imannya kepada Yesus Kristus serta dukungan dan kasih
sayang keluarga dan teman-temannya.
Berdasarkan
imannya akan Yesus dia memutuskan untuk memanfaatkan kekurangannya sebagai
sebuah kelebihan. Pilihan tersebut membuatnya menjadi seorang penginjil dan
pembicara motivasi kelas internasional yang membuat dia berkeliling dunia pada
usia 19 tahun. Dia juga menulis buku yang berjudul No Arms, No Legs, No
Worries. Pada usia 21 tahun Nick lulus dari bangku kuliah dengan gelar di bidang akuntasi dan
perencanaan keuangan. Pada usia 29 tahun dia mendirikan perusahaan motivasi
dengan dirinya sebagai pembicara.
Akhirnya
Nick menyadari bahwa Ia pantas bersyukur pada Allah karena Allah menunjukkan
padanya bahwa hidupnya sangat berarti bagi dirinya dan juga orang lain. Nick
adalah pribadi yang berhasil melihat kekurangan yang dia miliki sebagai
karunia.
Tanya Jawab
1. Apa saja keunikan dirimu ?
2. Apa keunikan teman-temanmu?
3. Apa saja kelebihan/kekuatanmu?
4. Apa saja kelebihan/kekuatan
temanmu ?
5. Apa saja keterbatasanmu?
6. Apa-apa saja keterbatasan
teman-temanmu?
Allah
menciptkan manusia berbeda satu sama lain. Perbedaan inilah yang membuat
manusia mempunyai pribadi yang unik. Keunikan dalam diri manusia dipengaruhi
oleh sikap dan karakter manusia. Sikap dan karakter manusia dapat dilihat dari
kekuatan dan keterbatasan yang berbeda-beda satu sama lain. Kekuatan dan
keterbatasan dapat ditemukan dari segi fisik, bakat-bakat atau keterampilan, serta sifat-sifat yang
dimiliki. Dalam hidup kita kekuatan yang kita miliki membuat kita merasa percaya diri, namun keterbatasan yang
kita miliki sering
membuat kita merasa minder/rendah diri.
Berdasarkan
kisah kehidupan Nick Vujicic,
keterbatasan yang kita miliki janganlah
membuat potensi-potensi kita dibelenggu. Nick mengajarkan bahwa menyerah pada
keadaan adalah sikap yang keliru dalam melihat keterbatasannya. Oleh karena itu, kita harus mampu
melihat kekuatan dan keterbatasan kita.
Diskusi
Analisisilah kekuatan dan keterbatasan dengan
mengisi titik-titik dalam kotak di bawah ini!
Kekuatanku
|
Fisik
|
Keterampilan/bakat
|
Sifat-sifat
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Keterbatasanku
|
Fisik
|
Keterampilan/bakat
|
Sifat-sifat
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Berdasarkan
kekuatan dan keterbatasan yang kamu miliki, buatlah sebuah prediksi apakah
dengan kekuatan dan keterbatasan yang kamu miliki kamu dapat meraih cita-citamu
atau kamu akan mengalami kegagalan. Berikanlah alasannya!
2. Kekuatan
dan Keterbatasan dalam
Pandangan Gereja
Allah menciptakan manusia karena kehendak bebas
dan cinta kasih-Nya yang tulus. Ketika Allah
menciptakan manusia, Ia berfirman: “Baiklah kita menjadikan manusia menurut
gambar dan rupa kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan
burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala
binatang melata
yang merayap di bumi. Maka Allah menciptakan maanusia itu menurut gambar Allah
diciptakan-Nya dia: laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka” (Kej
1:26-27)
Berdasarkan
Sabda Allah tersebut ditegaskan bahwa Allah menciptakan manusia dengan
menganugerahkan aneka kelebihan, bakat, keterampilan dan kepandaian secara cuma-cuma. Dalam ajaran
Gereja segala pemberian Tuhan berupa kemampuan-kemampuan yang diterima secara cuma-cuma tersebut dikenal
sebagai karunia. Meski demikian manusia tidak tercipta sebagai makhluk
yang sempurna. Dalam dirinya terdapat kerbatasan/kekurangan. Keterbatasan/kekurangan dalam diri manusia dapat
berupa ketidaksempurnaan badan dan anggota tubuh, misalnya buta, bisu, tuli maupun
cacat fisik. Kekurangan itu juga berwujud suara yang tidak merdu, kurang
pandai, malas dan pemarah.
Sebagai manusia kita juga memiliki keterbatasan. Keterbatasan dalam
diri kita
menyadarkan kita bahwa pribadi kita tidak sempurna. Namun ketidaksempurnaan
tersebut harus diterima sebagai sebuah karunia dari Allah, agar potensi/kemampuan
yang kita miliki tidak terbelenggu. Maksud dari pernyataan ini adalah bahwa
kekurangan yang kita miliki memberikan kita kesempatan untuk mengoreksi diri
dan memperbaikinya dalam hidup kita.
Diskusi
Siswa di dalam kelompok ditugaskan untuk
membuat sebuah jurnal yang terdiri dari kumpulan surat-surat pribadi anggota
kelompok dengan tema:
seberapa
unikkah diriku dalam segala kekuatan dan keterbatasanku?
3. Pandangan
Kitab Suci tentang Penciptaan manusia sebagai Citra Allah
Baca dan simaklah kutipan
Kitab Suci berikut dengan cermat!
Manusia
sebagai Citra Allah
Kej
1:26-31
Berfirmanlah
Allah “Baiklah kita menciptakan manusia menurut gambar dan rupa kita, supaya
mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas
ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata dan merayap di
bumi. Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar
Allah diciptakan-Nya dia laki-laki dan perempuan diciptakannya mereka. Allah
memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka “Beranakcuculah dan
bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas
ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang
merayap di bumi.”
Berfirmanlah
Allah “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di
seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi
makananmu. Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan
segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, kuberikan segala tumbuh-tumbuhan
hijau menjadi makanannya. “Dan jadilah demikian. Maka Allah melihat segala yang
dijadikan-Nya itu sunguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari
keenam.
Diskusi
1. Apa pesan
kutipan di atas mengenai kekuatan dan keterbatan dirimu?
2. Rumuskan
bagaimana ajaran Gereja sesuai kutipan tersebut tentang kekuatan dan
keterbatasan manusia!
3. Bagaimana
sikapmu dalam menghadapi kekuatan dan keterbatasanmu? Berikan alasanmu!
4. Menurut
kutipan itu, jika kamu memiliki kekuatan dan keterbatasan apa yang akan kamu
lakukan atas hal itu masing-masing seturut kehendak Allah? Berikan pendapatmu!
Kitab Kejadian 1:26 mengisahkan tentang penciptaan manusia.
Dalam kisah penciptaan ini ditegaskan
bahwa Pribadi manusia diciptakan secitra dengan Allah. Kesecitraan manusia dengan Allah membuat manusia mampu mengenal,
melayani, dan
mencintai Allah. Di samping itu Allah memberikan manusia akal budi yang
membuatnya berbeda dengan ciptaan lain. Oleh karena itulah, manusia memiliki
kemampuan yang dianugerahkan Allah untuk menguasai, memelihara seluruh ciptaan
yang ada di bumi.
Dengan demikian manusia adalah satu-satunya makhluk di dunia yang dipanggil
untuk mengambil bagian dalam dalam kehidupan ilahi-Nya melalui pengenalan dan
cinta kasih.
Dalam Kej 1:28 ditegaskan bahwa dalam
melaksanakan kuasanya atas makhluk ciptaan lainnya manusia harus menaklukkan
bumi dan berkuasa atas hewan. Dalam menjalankan kuasanya manusia sebagai citra
Allah harus menunjukkan/mencerminkan sifat dan sikap Allah sendiri. Sebagai
citra Allah manusia telah diciptakan sebagai makhluk yang berdaulat yang
memiliki hak mengembangkan diri sebagai citra Allah. Dengan demikian manusia
harus berusaha mengembangkan kekuatan yang dimilkinya dan menerima
keterbatasannya sebagai ciptaan Allah dengan rasa syukur agar dia mampu
memperbaiki keterbatasannya tersebut.
4. Rangkuman
Setiap pribadi manusia memilki
keunikannya masing-masing. Keunikan dalam diri manusia dapat dilihat dari segi
fisik, sifat dan pengalaman hidup. Keunikan manusia dilihat juga dari perilakunya. Perilaku manusia ini
dipengaruhi oleh sikap dan karakter.
Sebagai pribadi yang unik
manusia memiliki kekuatan dan keterbatasan yang juga berbeda-beda pada setiap
pribadi. Kekuatan yang dimiliki oleh manusia dapat dilihat dari kemampuan manusia
memanfaatkan segi fisik, sifat dan pengalamannya dalam mengembangkan bakat,
keterampilan dan talentanya. Sedangkan keterbatasan dalam diri manusia dapat
dilihat dari dalam diri manusia berupa ketidaksempurnaan badan dan anggota
tubuh, misalnya buta, bisu, tuli maupun cacat fisik. Kekurangan itu juga
berwujud suara yang tidak merdu, kurang pandai, malas dan pemarah.
Maka, sebagai ciptaan Allah yang
unik dan yang adalah citra Allah manusia merupakan makhluk yang berdaulat.
Sebagai ciptaan yang berdaulat manusia mempunyai hak mengembangkan dirinya.
Oleh karena itu manusia harus menerima keterbatasan yang dimilikinya agar dapat
memperbaiki diri untuk mengeluarkan potensi yang mereka miliki.
Refleksi dan Aksi
a.
Refleksi
1.
Buatlah refleksimu tentang “Aku pribadi yang Unik”!
2.
Allah
menciptakan manusia sebagai pribadi yang unik. Sebagai pribadi yang unik maka manusia
adalah pribadi yang indah dan istimewa. Oleh karena itu, meskipun manusia
memiliki keterbatasan dia tetap harus menjadi pribadi yang terbaik.
Keistimewaan dan keindahan pribadi manusia itu tertuang dalam tulisan Douglas
Mallock dalam puisinya yang berjudul Be
The Best.
Jika kau tidak dapat menjadi
pohon meranti di puncak bukit,
jadilah
semak belukar di lembah
Jadilah
semak belukar yang terangun di sisi bukit
kalau
bukan rumput, semak belukar pun jadilah!
Jika
kau tak boleh menjadi rimbun, jadilah rumput.
dan
hiasilah jalan di mana-mana.
Jika
kau tidak dapat menjadi ikan mas, jadilah ikan sepat.
Tapi
jadilah ikan sepat tercepat di dalam payau.
Tidak
semua dapat menjadi nahkoda
Lainnya
harus menjadi awak kapal dan penumpang.
b.
Aksi
Buatlah gambar simbol diri kemudian sharingkanlah di
depan bersama teman-temanmu!
Doa penutup
Secara spontan dari seorang peserta didik!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar